Laboratorium Halal Akan Ada di Kawasan Industri Pulogadung

Jajaran direksi menunjukkan piagam kerjasama PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) dengan Korea testing laboratory (KTL) yang akan membuat Halal Laboratorium di Kawasan Industri Pulogadung, Rabu (13/12).

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Anggie Lianda

WARTA KOTA, JATINEGARA — Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar, pastinya sangat mengutamakan produk berlabel Halal.

Terutama untuk produk makanan Korea yang sedang booming di kalangan anak muda.

Selain itu, pada tahun 2018 nanti akan ada perubahan besar undang-undang produk halal yang tadinya suka rela menjadi wajib.

Oleh sebab itu, PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) bekerjasama dengan Korea testing laboratory (KTL) akan membuat Halal Laboratorium di Kawasan Industri Pulogadung.

Laboratorium ini menjadi salah satu lembaga pemeriksaan halal yang didukung dengan fasilitas modern berstandar Internasional.

Beberapa peralatan untuk menguji kehalalan suatu produk yaitu:

  1. Polymerase Chain Raction (PCR) untuk memperbanyak DNA secara enzimatik tanpa menggunakan organisme.
  2. Enzyme Linked Immunosorbent Assay (ELISA) untuk menguji serologis yang pada umumnya digunakan pada laboratorium imunologi.
  3. GC-FID yaitu Gas Chromatography yang menggunakan Flame Ionization.

“Lab akan dibangun mulai Januari 2018 dan beroprasi secepatnya,” ujar Ahmad Fauzi selaku marketing PT JIEP saat ditemui di lokasi, Rabu (13/12/2017).

Lab Halal tidak hanya melayani pengujian produk dari Korea saja, namun siapapun yang ragu bisa mengeceknya kesini.

“Alat yang diberikan kepada lab halal, nanti bukan hanya di gunakan untuk memeriksa produk dari korea saja, tapi juga untuk memeriksa semua produk yang ada di lingkungan Kawasan Industri Pulogadung yang belum ada label halalnya,” sambungnya.

Harapan dengan diadakannya lab ini, agar masyarakat tidak perlu khawatir lagi dengan produk-produk dari luar Negeri. (M16)